Hari Ini Libur Nasional di Jepang, Menkes Katsunobu Kato Pimpin Pertemuan Siapkan Gugus Tugas

Senin (24/2/2020) hari ini merupakan hari libur nasional di Jepang dalam rangkan Ulang Tahun Kaisar Jepang. Namun Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato menggelar pertemuan dengan para ahli medis dan dokter ahli sebelum pembentukan Satuan Tugas Antisipasi Wabah Virus Corona yang diperintahkan PM Jepang, Minggu (23/2/2020) kemarin. "Hari ini kami akan mendengar pendapat dari para profesor dan pakar universitas yang akan memutuskan dan mengumumkan kebijakan dasar pemerintah pada tanggal 25 Februari besok," papar Menteri Katsunobu Kato, Senin (24/2/2020).

Menteri Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang, Katsunobu Kato diinstruksikan oleh Perdana Menteri Shinzo Abe pada tanggal 23 Februari untuk menyusun kebijakan dasar termasuk langkah langkah untuk mencegah penyebaran infeksi dan sistem perawatan medis. Para ahli medis dan dokter ahli sekitar 30 orang berkumpul di Kantor Menter Kesehatan Jepang melakukan rapat sejak jam 10.10 waktu Jepang. Saat ini di Jepang, ada 838 orang telah terinfeksi positif virus corona per Minggu 23 Debruari 2020.

Angka tersebut termasuk 692 penumpang dan kru di kapal pesiar Diamond Princess yang ada di Pelabuhan Yokohama. Sebelumnya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengadakan pertemuan dengan Markas Besar Pengendalian Penyakit Menular Koronavirus Baru di Kantor Perdana Menteri, Minggu (23/2/2020). Rapat ini untuk membahas langkah langkah mempertimbangkan meningkatnya jumlah pasien terinfeksi virus Corona di Jepang dengan rute penularan yang tidak diketahui.

"Sangat penting untuk mengambil langkah langkah efektif untuk mencegah penyebaran infeksi dan untuk mengendalikan laju pertumbuhan pasien terinfeksi virus corona dalam mengendalikan wabah di masa depan," ungkap PM Jepang, Shinzo Abe, Minggu (23/2/2020). Perdana Menteri Shinzo Abe dan semua anggota kabinet hadir kecuali Wakil PM Jepang Taro Aso yang sedang melakukan pertemuan G20 di Arab Saudi. PM Shinzo Abe menyebutkan kemungkinan bahwa virus baru akan menyebar di Jepang, dan memerintahkan agar kebijakan dasar yang komprehensif disiapkan segera untuk mengantisipasi penyebaran virus dalam skala besar.

"Untuk itu Gugus Tugas (Task Force) akan dibentuk 25 Februari mendatang," tambahnya. Perdana Menteri menunjukkan bahwa langkah langkah untuk mencegah penyebaran infeksi dan pengembangan sistem penyediaan medis adalah pilar kebijakan dasar. "Sangat penting untuk segera membuat sistem pengiriman layanan kesehatan yang berfokus pada pencegahan kasus yang parah, jika jumlah pasien meningkat secara signifikan," katanya.

Perdana Menteri juga menyerukan untuk mempercepat penelitian dan pengembangan agen terapi untuk virus baru. Setelah klarifikasi tentang infeksi penumpang yang turun dari kapal pesiar Diamond Princess, PM Jepang menyerukan peningkatan pengamatan kesehatan para penumpang. Mempertimbangkan pemeliharaan fungsi fungsi kapal, serta juga akan melanjutkan dengan pemeriksaan bagi awak kapal untuk turun.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *