Pria 44 Tahun Menikahi Anak Dibawah Umur

Media sosial kembali dihebohkan dengan viralnya pernikahan anak dibawah umur. Belum lama ini kabar pria tuna netra, Baharuddin (44) yang saling suka dengan seorang gadis NS yang masih berusia 12 tahun, pada Selasa (30/6).

Pernikahan yang digelar dengan mengusung adat Bugis Makassar terjadi di Desa Watung Pulu, Kecamatan Suppa, Pinrang, Sulawesi Selatan. Simak informasinya berikut ini.

Kronologi Kisah Cinta Bermula

Baharuddin merupakan seorang terapis pijat tunanetra. Kala itu dia menerima panggilan dari orang tua NS untuk memijat anaknya di rumah. Ternyata perkenalan awal yang singkat tersebut berhasil memikat hati sang gadis yang masih kecil itu.

Melansir dari akun Instagram makassar_iinfo, Kapolsek Suppa AKP Chandra mengatakan bahwa keduanya sempat menjalin kasih. Meski awalnya Baharuddin menganggap NS sebagai anak kecil biasa. Tetapi komunikasi yang terus terjalin menimbulkan rasa cinta dan terbalaskan oleh NS yang menerima ajakan pacaran.

“Mereka ini sempat pacaran,” ungkap AKP Chandra.

Pernikahan Sederhana di Rumah Kakak NS

Proses lamaran dan pernikahan digelar di kediaman kakak kandung NS di Kampung Lamajakka, sekaligus sebagai saksi nikah. Pernikahan dilaksanakan cukup sederhana dengan pakaian mewah yang indah membalut kedua mempelai. Baharuddin dan NS telah mendapat restu dari kedua orang tua.

Apalagi kini NS sudah berhenti sekolah di usia 12, sebab ayah tirinya mengalami lilitan ekonomi yang mencekik. Hingga tak sanggup melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMP.

Pernikahan Dibawah Umur Ditolak KUA

Lembaga Perlindungan Anak Pinrang dan Dinsos Kabupaten telah memeriksa pernikahan di bawah umur tersebut, serta dibenarkan oleh pihak Kapolsek Suppa.

“Iya betul, ada pernikahan anak di bawah umur dan sudah didalami oleh pemerintah,” papar AKP Chandra dikonfirmasi pada Sabtu (4/7) dilansir dari makassar_iinfo.

Pernikahan di Kampung Lamajakka, Desa Watung Pulu, Kecamatan Suppa, Pinrang, Sulawesi Selatan itu benar-benar mengejutkan. Sebab penolakan pernikahan anak di bawah umur, diusunglah pernikahan adat Bugis Makassar. Baharuddin sang mempelai pria tercatat sebagai warga Kota Makassar.

Ajukan Permohonan ke Pengadilan Agama

Setelah keluarga kedua belah pihak mempelai menerima penolakan dari KUA, mereka mencoba memohon pada Pengadilan Agama Pinrang, Sulsel. Supaya bisa memperoleh legalitas atau penetapan secara negara. Baharuddin terlepas dari jeratan hukum, sebab tak ada unsur paksaan dan saling cinta yang diakui oleh NS.

“Namun pihak KUA menolak dengan pertimbangan usia perempuan yang tergolong masih di bawah umur. Tapi, kakak kandung dari NS, tetap menikahkan mereka,” jelas AKP Chandra.

Komentar Netizen Menyayangkan Sang Gadis

Tak ayal viralnya pernikahan anak dibawah umur itu menuai kontroversi dari banyak pihak. Meski ada netizen yang mendoakan supaya tetap harmonis, tapi lebih banyak yang menyayangkan peristiwa yang dialami seorang anak yang terlalu dini mengenal pernikahan.

“Anak 12 tahun belum ngerti apa apa tolong orang tua nya dibimbing itu,” tulis got7_indon.

“Entah Apa yg Ada difikirannya OrangTuanya ini Cewek, Masih Anak-anak ini kdonk kenapa Dikasih menikah Mi,” tulis citraaay.

“Anak segini masih perlu banyak edukasi, apalagi menuju jenjang pernikahan. Ilmu parenting juga perlu,” tulis cacamerondallas.

“Ini bisa dikenai hukum ngak? bjirr masi muda banget ceweknya,” tulis berlin_helsinki.

“Kenapa di 2020 banyak aneh-aneh,” tulis kubar.story.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *