Viral Curhatan Mitra Go-Massage Dipaksa Pijat Plus-plus, Ada yang Dijebak 1 Kamar 5 Pria

Curhatan para pemijat mitra Go massage viral, keluhkan maraknya pelecehan seksual. Tiga cerita yang dialami oleh pemijat Go Massage viral di media sosial. Niat hati melakoni pekerjaan dengan keahlian memijat, tak jarang para pemijat yang tergabung dalam Go Massage malah mendapat perlakuan tak pantas.

Para pemijat yang kebanyakan wanita ini menceritakan pengalamannya dipaksa melayani nafsu bejat pelanggan. Bahkan, ada pula pelanggan yang sengaja menyamarkan identitas aslinya. Kisah ini viral di media sosial setelah akun Instagram @hedianahe membagikan insta story yang berisikan cerita tersebut.

Seorang mitra Go Massage atau pemijat menceritakan pengalamannya yang mendapat rating rendah gara gara menolak permintaan customer untuk diberi layanan 'plus plus'. Kisah ini viral di media sosial setelah akun Instagram @hedianahe membagikan insta story yang berisikan cerita tersebut. Pemilik akun menceritakan, pada suatu malam dirinya menggunakan layanan Go Massage.

Sembari dipijat, customer pun berbincang dengan mitra pemijat tersebut. Customer awalnya memulai perbincangan dengan menanyakan sudah berapa kali memijat hari ini. "Baru dua ini sama nengnya, itupun yang tadi pagi saya dikasih rating jelek," jawab pemijat.

Mitra tersebut lantas menceritakan kejadian yang menimpanya hari itu. Customer awalnya minta untuk dipijat. Namun, customer kemudian meminta pemijat untuk melakukan hal lebih yang tak senonoh.

"Sayanya nolak terus dipaksa sampe mau dikasih tip gede tapi saya tetep ga mau terus saya di rating jelek gitu," ucapnya. Pemijat tersebut lantas mendapat peringatan dari pihak Go life karena customer memberi rating rendah. Pengalaman pahit rupanya tak hanya dialami satu pemijat saja.

Wanita tersebut menceritakan pengalaman temannya yang mengalami hal serupa. Bahkan, temannya itu dijebak bersama lima pria di dalam kamar. Mitra Go Massage juge menceritakan pengalaman yang didapat rekannya sesama terapis.

"Pernah juga temen saya dapet orderan dari cowok, di dalem kamarnya ada 5 orang cowok," ungkapnya. "Terus temen saya izin ke toilet langsung dia bilang ke suaminya, suaminya langsung dateng," imbuhnya. Mitra Go Massage tersebut pun heran dengan percobaan perlakuan tidak senonoh kepada pemijat atau terapis.

"Saya tuh heran apa terapis tuh selalu dipandang 'nakal' ya neng ya?" ungkapnya. Cerita lain dikisahkan pemilik akun Instagram @hedianahe yang mengatakan jika pemijatnya mendapatkan orderan tengah malam. Orderan tersebut didapat dari seorang pria.

"Beres mijit aku, tiba tiba mbaknya dapet orderan dari cowok buat dipijit. Jam pijitnya jam 23 dan durasinya 120 menit. Ya ngapain coba tengah malem gini pesen go massage?! Hadeeh," tulisnya.

Sementara itu, cerita tersebut viral setelah diunggah akun @lets.talkandenjoy, Kamis (12/3/2020). "Tuh kan suka kasian sama mereka yang niat mencari uang malah mendapat pelecehan gini:( GO MASSAGE ada kebijakan tegas ga ya soal ini? Jadi kalo misal si pelaku mengancam kasih poin kecil atau komen jelek korban bisa banding kalo dia itu di lecehkan. Jadinya lebih ke denger suara korban gitu? Kasian asli..

Apalagi ini mba HS ditipu order nya cewe taunya cowo. Tolong denger masalah ini ya admin golife. Kalo admin @golifeindonesia mau minta foto tanpa disensor agar hal ini bisa di tindak silahkan DM saya. Muka korban sengaja di blur," tulis unggahan tersebut.

Sementara itu pihak Gojek Indonesia mengaku akan melakukan penindakan tegas jika ada tindakan pelecehan yang terjadi. Hal itu disampaikan Judica Nababan, VP Corporate Affairs Gojek. Gojek pun akan menyelidiki kasus ini.

"Untuk itu, tim kami tengah menyelidiki informasi ini secara lebih mendalam termasuk menghubungi pihak pihak terkait untuk mengkonfirmasi," imbuhnya. Lebih lanjut, Judica menyebut Gojek memberikan prioritas utama pada keamanan dan keselamatan baik mitra maupun pelanggan. "Selain menjamin kualitas dan kepuasan produk dan layanan, GoLife menempatkan keamanan dan keselamatan para mitra dan pengguna sebagai prioritas utama," ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *